Chevrolet tua yang tak lagi butuh bensin

Kalau mobil-mobil berbahan bakar solar dan bensin keluaran terkini saja akan bersaing dengan kendaraan elektrik, bagaimana nasib mobil-mobil tua? Pertanyaan itu yang memberi ide bagi sebuah produsen bir di Toronto, Kanada. Mereka justru tak terpikir membiarkannya menjadi besi tua, tetapi mengalihkan penggerak dari mesin berbahan bakar cair menjadi mesin elektrik.

Mereka punya sejumlah mobil tua yang dijadikan mobil elektrik. Salah satunya Chevrolet Apache buatan 1958 yang tak lagi menggunakan V8 small block tetapi penggerak bertenaga listrik.

Produsen bir bernama Steam Whistle memang punya tradisi menggunakan mobil-mobil tua semacam itu sebagai armada angkut. Tradisi itu pun tetap mereka lakukan ketika perusahaan melebarkan sayap ke wilayah barat Kanada, British Columbia.

“Yang ini namanya ‘Retro-Electro’. Kami mengambil gayanya yang keren, dengan sistem penggerak yang modern,” ungkap Sybil Taylor, pimpinan bidang humas perusahaan bir tersebut.

Si tua Retro-Electro kini dipasangi motor elektrik Azure Dynamics dengan baterai lithium-ion dengan jumlah baterai 24 buah. Sebanyak enam baterai terpasang di ruang mesin, sementara 18 sisanya ada di balik bak.

Makan tempat? Tidak sama sekali. Truk yang ‘hijau’, baik dalam hal konsep ramah lingkungan, maupun memang warnanya yang hijau, ini bisa membawa 10 krat dan dua tong besar untuk bir. Isi baterai selama 8 jam dalam tegangan 220V akan membuat pick-up tua tersebut melaju sejauh 100 mil (160,9 km). Ini kiranya sebanding dengan spesifikasi mobil ‘hijau’ modern seperti Nissan Leaf.

Pada kenyataannya, Chevrolet Apache tersebut hanya menempuh 20 mil setiap hari. Namun dengannya, perusahaan bisa memanfaatkan mobil tua ini hingga 9 tahun atau menghemat pengeluaran perusahaan terhadap bahan bakar hingga US$45.000 (Rp 380 juta).

Selain Apache, Steam Whistle juga mengoperasi ‘jantung’ mobil-mobil tua lainnya seperti mobil boks lawas Ford Econoline Heavy Duty (1967), truk sayur International Stake Truck (1949), hingga bus sekolah mini era 60-an Ford Blue Bird (1965). Tiap-tiap mobil tua elektrik mereka ini pun punya nama panggilan, seperti Lumpy dan Grumpy.

Sumber: merdeka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s