Tes Konsumsi Bahan Bakar Shogun SP

Brother sekalian tes ini dilakukan ketika mengadakan touring ke Sarangan Megetan, melewati medan yang banyak tanjakan dan tikungan tajam sehingga membuat motor nenggak bensin rada boros. Dalam tes sederhana ini motor di pacu kecepatan sedang antara 60-80 Km/jam ketika jalan lurus dan 40-60 Km/jam. ketika berada di tanjakan. Motor dalam keadaan standar, busi platinum, knalpot semi bobok bukan full biar suara tetap memenuhi standar kebisingan (db) he he…. Oli memakai Shell AX7….

Keadaan odometer awal berada di 27.704.5 kemudian sampai balik lagi ke wilayah UNS menunjukkan 27.842,8. Jadi dapat diketahui jarak Solo ke Magetan (alun-alun) berkisar 138,3 Km. Saya ngisi bensin full sebelum berangkat dan ngisi lagi full saat pulang didekat UNS tertera 3.074 liter, maaf no picture cos dilarang main jepret di SPBU he.. hee.. Masbro jarak dibagi konsumsi bensin 138,3 Km/3.074 liter didapat angka 44,99 Km per liter, ternyata lumayan irit untuk kodisi jalanan yang extreme dan banyak tanjakan!!!…

Advertisements

15 comments on “Tes Konsumsi Bahan Bakar Shogun SP

  1. waw…. kho bebek gak irit2 amat ya ternyata??gw pernah ngitung beat ade gw yg cwe ama zx 130 yg cwo….boros gilak, tu beat max 50kpj padahal sengaja biar irit ternyata mentok 40 kmpl, blum lagi kalo di konversi ke actual speed n jarak,
    simpangan speed dari gps juga ngaruh di simpangan jarah actual tergantung simpangan speedo tu motor terhadap GPS..berpengaruh juga di odometer, sehingga, kilometer ditempuh oleh odo, tdk sesuai dengan kilometer actual, yg dikarenakan deviasi speedo…

    sbg gambaran,

    motor A: untuk yg deviasi speedo mencapai hingga 15%, maka jarak 60 km by odometer hanya akan menjadi 52-an km. jika konsumsi bbm mencapai 1,5 liter, brarti actual konsumsi adalah sekitar 1:34,78

    motor B: jika deciasi speedo hanya 5%, jarak 60 km odo bs jadi adalah sktr 57 km. jika konsumsi bbm mencapai 1,6 liter, maka actual konsumsi menjadi sktr 1:35,71

    dgn cara sekarang, terlihat motor B lbh boros (butuh 1,6liter utk jarak sama 60 km by odo), padahal actual lbh irit.

  2. antara input dan output nya sebanding lah, punya saya juga cuman 45-46km/liter dalam kondisi jalan yg sedikit banyak jalur stop and go, dengan speed rata2 60-75km/jam

  3. @Yuyuro : ralat aja, penyimpangan odometer dg spedometer beda bro. Odometer biasanya penyimpangannya minim coz dijadikan patokan ganti oli/servis. Kalo spedometer emang suka lebay coz buat safety. Pernah dibahas di blognya Kang Taufik 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s